Kylian Mbappe Memberikan Kode Ketertarikan dengan Liverpool

Karir sepak bola Kylian Mbappe memang adalah sebuah topik yang paling hangat dan seru untuk di bicarakan pada dunia sepak bola. Digadang – gadang sebagai calon pemain terbaik di dunia menggantikan Messi dan Ronaldo. Oleh karena itu, PSG dinilai bukan merupakan wadah yang cukup untuk menampung kemampuan Mbappe. Ia dinilai lebih cocok jika diasuh oleh dua klub raksasa Spanyol yaitu Real Madrid dan Barcelona.

Mbappe, pemain muda yang baru menginjak  usia 20 tahun dinilai telah memiliki level permainan yang diatas rata Рrata dan bahkan luar biasa. Meskipun masih berumur jagung, ia dianggap telah bermain sama apiknya dengan para pemain yang sudah banyak pengalaman. Talenta Mbapee tersebut dipermanis dengan trofi yang ia raih di Piala Dunia.

Di waktu lalu, Mbappe sempat berujar bahwa ia akan hengkang dari PSG untuk bisa mendapatkan tantangan yang lebih menantang di klub yang lebih besar. Ucapan tersebut bisa saja omong kosong, tetapi tetap saja banyak spekulasi yang bermunculan.

Selain klub besar Madrid dan juga Barcelona, nama Liverpool juga muncul sebagai salah satu potensi. Hal ini dikarenakan pada suatu program acara dimana Mbappe melawan pembawa acara program tersebut dalam pertandingan FIFA 19. Mbappe memilih tim Liverpool dikarenakan mereka meraih trofi Liga Champions. Tidak hanya itu saja yang dikatakan Mbappe, ia mengatakan bahwa pelatih Liverpool, Jurgen Klopp merupakan pelatih terbaik saat ini di dunia.

El Real Bimbang Datangkan Neymar

Klub Raksasa La Liga, El Real dikabarkan sedang bimbang perihal ingin merekrut Neymar di bursa musim panas ini. Mereka masih berpikir apakah akan merumputkan mantan pemain klub rival mereka di musim panas ini.

Belakangan ini Neymar lagi hangat – hangatnya dikabarkan ingin segera pergi meninggalkan PSG. Ia diklaim kecewa terhadap omongan yang diutarakan oleh Presedien PSG yaitu Nasser Al-Khelaifi.

Alhasil, Neymar pun mengutarakan kalimat – kalimat yang frontal dan tegas mengenai masa depannya. Sang penyerang yang berasal dari Brasil ini mengklaim bahwa ia tidak akan membela PSG pada musim depan.

Sontak, pernyataan Neymar tersebut membuat beberapa klub menjadi mengintanya seperti Manchester United, Real Madrid dan juga mantan klubnya Barcelona. Ketiga klub ini dikabarkan memang sangat tertarik ingin mendatangkan penyerang termahal dimasanya itu pada bursa transfer musim panas ini.

Tetapi, Real Madrid dikatakan masih bimbang untuk mendatangkan Neymar pada musim panas ini. Ada berbagai hal yang harus dipikirkan matang – matang sebelum memboyong Neymar.

Masalah yang paling besar untuk bisa merekrut Neymar adalah di faktor keuangan. Biaya untuk mentransfer Neymar sudah pasti akan sangat mahal. Karena PSG menghargai harga transfe minimal 250 juta Euro di bursa musim panas.

Dimana Real Madrid telah belanja di bursa transfer sebanyak 300 juta sehingga mereka dipercaya sudah tidak mempunyai dana yang cukup untuk bisa mendatangkan Neymar.

Satu Alasan Simpel Coutinho Tidak Bisa Merumput di Old Trafford

Apabila Philippe Coutinho harus hengkang dari Barca, maka Setan Merah sudah dipastikan bukan menjadi salah satu pilihannya. Karena pemain yang berasal dari Brasil itu mempunyai satu alasan yang menyebabkan ia tidak adakan merumput di Old Trafford.

Nama Coutinho telah beberapa kali ditandai untuk masuk dalam catatan penjualan Barca di bursa transfer musim panas ini. Hal ini dikarenakan ia dianggat tidak menampilkan performa dan kontribusi yang sesuai dengan harga belinya pada tahun 2018 silam.

Kala itu, Barca harus menghamburkan cukup banyak dana untuk bisa mendatangkan Coutinho dari Liverpool.  Dikabarkan, Barcelona harus mengelontorkan 105 juta pounds dan bisa meningkan hingga menjadi 142 juta pounds jika ada beberapa syarat yang dapat dipenuhi.

Blaugrana dikabarkan akan rela rugi demi dapat menjualnya di bursa transfer musim panas ini. Beberapa klub juga diisu isukan dengan pemain yang telah berusia 27 tahun itu. Diawali dengan klub raksasa asal Paris, PSG sampai beberapa klub raksasa Liga Premier seperti Chelsea dan juga Manchester United.

Namun, Seperti yang diberitakan Coutinho dinilai bisa hijrah kemana saja kecuali satu tim yaitu Setan Merah. Ada satu alasan yang sangat simpel yang bisa membuat ia tidak bisa hijrah ke klub yang diasuh oleh Ole Gunnar Solksjaer.

Hal ini dikarenakan, Coutinho masih merasa mempunyai perasaan yang sangat kuat dengan Liverpool, Oleh karena itu ia merasa tidak akan mungkin hijrah ke Manchester United.

 

Malcom di Awasi Arsenal dan Tottenham

Arsenal dan Tottenham Hotspur yang merupakan dua tim Liga Premier asal London Utara diberitakan sedang mengawasi gerak – gerik dari kondisi winger kepunyaan Barcelona yaitu, Malcom.

Barcelona menggelontorkan dana sebanyak 41 juta euro pada saat mendatangkan Malcom dari Bordeaux di musim panas tahun silam. Padahal kala itu Malcom hanya memerlukan satu langkah lagi untuk bisa merumput di AS Roma.

Tetapi, sekarang ini Malcom malah bukan menjadi pemain utama di Barcelona. Pemain yang berasal dari Brasil itu masih susah untuk bisa mengapatkan hati sang entrenador, yaitu pelatih Ernesto Valverde.

Malcom diberitakan akan melakukan pertemuan dengan pihak manajemen Barcelona pada minggu depan dengan tujuan membicarakan nasibnya di Barcelona.

Jika hasil dari pertemuan minggu depan tersebut negatif, Malcom kemungkinan akan meminta kepada pihak Barcelona agar ia bisa dijual kepada klub lain yang lebih membutuh dia di bursa transfer musim panas ini.

Spurs dan Arsenal diberitakan sedang menunggu hasil dari pertemuan tersebut. Disinyalir kedua klub tersebut mempunyai hasrat untuk memboyong penyerang sayap yang berusia 22 tahun tersebut.

Barca diberitakan sudah tidak percaya lagi dengan Malcom, dan telah siap menerima penawaran – penawaran terbaik pada bursa transfer musim ini. Dana yang didapatkan dari hasil jual Malcom juga dapat digunakan untuk membeli pemain baru lainnya.

Meskipun begitu, Barca juga tidak mau rugi sehingga ia akan melepas Malcom minimal dengan biaya saat Barca membelinya yaitu 41 juta euro.

 

Guardiola bantah bakal gantikan Valverde di Barca

Josep Guardiola atau yang kerap di panggil Pep, menyampaikan dukungan dirinya kepada manajer Barcelona, Ernesto Valverde. Guardiola membantah tudingan bahwa dirinya berkemungkinan untuk kembali lagi duduk di kursi kepelatihan Barcelona.

Meski Valverde sejauh ini selalu berhasil membawa Barcelona berada di puncak selama 2 musim, namun dirinya kini tetap berada di posisi yang sangat menekan dirinya. Dirinya dinilai masih gagal untuk mewujudkan mimpi dari Barca di Liga Champions, sehingga dirinya mendapatkan banyak tekanan dari para pendukung.

Sebelumnya Barcelona sendiri juga sempat dijagokan, namun langkahnya terhenti begitu saja saat mereka berhadapan dengan Liverpool di semifinal, hal tersebut nyatanya serupa dengan kejadian ketika Barcelona tumbang oleh AS Roma pada Liga Champions musim sebelumnya.

Tidak cukup di Liga Champions, Barca juga harus gagal memenangkan Copa del Rey, dimana mereka berhasil ditumbangkan oleh Valencia.

Dengan hal-hal tersebut menjadi Valverde di nilai buruk oleh beberapa kalangan.

Terlepas dari persahabatan Guardiola dengan Valverde, Guardiola mengungkapkan bahwa Valverde sesungguhnya memang pribadi yang spektakuler.

Bagi Guardiola sendiri sejauh ini Valverde sudah sangat baik dalam membina Barcelona, dilihat dari dua gelar La Liga itu tersendiri tidak bisa diabaikan begitu saja.

Guardiola mengaku senang karena Valverde masih bertahan di Barcelona, hal itu merujuk pada pandangan dirinya mengenai Valverde yang dinilai sangat mumpuni untuk menangani Barcelona.

Memang selalu ada rumor yang beredar mengenai pulangnya Guardiola ke Barcelona. Akan tetapi Guardiola sendiri nampaknya tidak berkomentar banyak mengenai hal tersebut.

Dirinya hanya mengutarakan bahwa dirinya memang sudah pernah merasakan menjadi pelatih di Barca, namun kini sudah ada generasi baru yang siap mengelolanya.